Apa Perbedaan Perikanan Air Payau dan Perikanan Air Tawar

Budidaya perikanan merupakan kegiatan mengembangbiakkan biota air dengan tujuan mendapat keuntungan. Berbeda dengan menangkap, proses budidaya ini dilakukan dengan cara memelihara dalam lingkungan yang terkontrol. Di Indonesia dikenal tiga jenis budidaya ikan, yaitu perikanan air payau dan tawar, serta perikanan air laut.

Dalam Bahasa Inggris, budidaya perairan disebut dengan aquaculture yang berasal dari kata aqua yang berarti perairan dan culture yang berarti budaya. Di Indonesia sendiri istilah aquaculture sangat jarang penggunaannya, sebaliknya istilah budidaya perikanan lebih banyak digunakan.

Budidaya perikanan dapat dilakukan di darat dan di laut selama masih tersedia sumber daya air yang memadai dengan kualitas yang baik untuk ikan berkembangbiak. Wilayah daratan terdapat sumber daya air yang berupa mata air, sungai, rawa, dan danau. Sementara di wilayah laut berupa pantai, muara, rawa payau, laguna, hingga perairan laut dangkal.

Berdasarkan sumber airnya, budidaya perikanan dibedakan menjadi tiga, yaitu budidaya air tawar (freshwater), air payau (brackishwater), dan air laut (marine). Ketiga jenis budidaya perikanan ini memiliki sifat yang khas antara satu dengan yang lainnya.

Apa Itu Perikanan Air Payau?

Perikanan air payau merupakan kegiatan budidaya ikan dan organisme air lainnya yang dilakukan di area dengan kondisi air yang bercampur antara air tawar dan air asin. Budidaya ini biasanya dilakukan di daerah perairan yang memiliki salinitas antara 15-30 per seribu.

Perikanan air payau biasanya terdapat di kawasan yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut, misalnya pesisir, pantai, muara, dan rawa payau. Sementara komoditas ikan dan biota air yang dipilih biasanya yang asli dari daerah tersebut atau sudah beradaptasi dengan lingkungannya.

Biota air dalam perikanan air payau biasanya memiliki toleransi tinggi terhadap salinitas air. Organisme ini dapat hidup di perairan yang hampir tawar hingga hampir asin. Adapun contoh-contoh ikan air payau adalah ikan kerapu, ikan bandeng, ikan mujair, ikan nila, ikan patin, dan udang windu.

Apa itu Perikanan Air Tawar?

Perikanan air tawar biasanya terdapat di wilayah daratan yang dekat dengan sumber mata air seperti sungai, danau, waduk, dan saluran irigasi. Perikanan jenis ini umumnya banyak dilakukan di wilayah daratan.

Bisa dibilang budidaya ikan di air tawar adalah yang paling mudah untuk dilakukan, mengingat tidak perlu adanya perawatan dan penyesuaian khusus seperti pada budidaya di air payau dan air laut.

Karena kemudahannya ini, ikan air tawar umumnya memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan hasil budidaya perikanan air payau dan air laut. Selain itu, air tawar yang tidak mengandung garam juga membuat rasa dari ikan-ikan air tawar umumnya hambar, sehingga jarang diminati.

Beberapa jenis ikan yang biasanya dibudidayakan di air tawar adalah ikan mas, ikan nila, ikan tombro, ikan lele, ikan gabus, dan sebagainya.

Perbedaan Perikanan Air Payau dan Tawar

Perikanan air payau dan tawar memiliki perbedaan yang sangat mudah untuk dikenali, terutama lingkungan dan salinitas airnya. Perbedaan lingkungan ini membuat masing-masing biota air yang dibudidayakan memiliki ciri khasnya tersendiri.

Perikanan air payau umumnya berlokasi di tempat alami, misalnya pesisir, pantai, muara, dan rawa payau. Sedangkan perikanan air tawar umumnya dilakukan dengan membangun kolam dan tambak sendiri yang kemudian diisi air tawar.

Dari segi ekonomi, harga jual hasil perikanan air payau dan tawar pun berbeda. Ikan hasil budidaya air payau umumnya dibanderol dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan ikan hasil budidaya air tawar.

Baca Juga : Jelaskan Sifat Produk dari Proses Produksi Massal

Selain itu dari segi rasa, perikanan air payau dan tawar juga memiliki ciri khas masing-masing. Ikan air payau umumnya memiliki rasa gurih dan asin sebagai dampak dari tempat tinggalnya yang berada di air yang cenderung asin. Sementara ikan air tawar umumnya memiliki rasa yang hambar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.